Subscribe to:
Post Comments (Atom)
DARAH, CINTA DAN AIR MATA 46
DARAH, CINTA DAN AIR MATA 46 (Tien Kumalasari) Sarah terkejut, sampai kemudian bu Lurah mengulangi kata-katanya. “Kamu?” “Saya … saya … t...
-
DARAH CINTA DAN AIR MATA 37 (Tien Kumalasari) Nenek Suli sedikit bingung. Ia masih menduga bahwa Bowo tetap bersikeras untuk meminta ag...
-
HANYA BAYANG BAYANG 52 (Tien Kumalasari) Puspa masih terbaring di ranjang rumah sakit ketika sang ibu dimakamkan. Wajahnya pucat, matan...
-
BIARKAN AKU MEMILIH 01 (Tien Kumalasari) Pak Bondan sedang menghirup kopinya, ketika melihat mobil yang dikendarai Nirmala memasuki hal...
Haduh... dikit banget......
ReplyDeleteJangan satu satu dong membuat kita penasaran
ReplyDeleteJgn kelamaan lanjutanny jgn terlalu sedikit
ReplyDeleteHadddduhhh blom puas baca dah selesai lagi...... Makadoh ya, tak tunggu lanjutannya
ReplyDelete