Subscribe to:
Post Comments (Atom)
SEORANG PENGAIS SAMPAH DAN SANG PUTRI KECIL 016
SEORANG PENGAIS SAMPAH DAN SANG PUTRI KECIL 016 (Tien Kumalasari) Rumi masih menunggu reaksi sang nyonya majikan sambil memonyongkan mu...
-
LANGIT TAK LAGI KELAM 30 (Tien Kumalasari) Pak Hasbi sedang mengingat-ingat, kapan dia mendengar nama Srining disebut. Mungkin Srining ...
-
NAMAKU TETAP SENJA 59 (Tien Kumalasari) Pemeriksaan terus berjalan, hari demi hari. Bu Mery dan Rosa tetap ditahan. Betapa marah Rosa k...
-
LANGIT TAK LAGI KELAM 28 (Tien Kumalasari) Pak Hasbi mengangkat wajahnya. Menatap laki-laki setengah tua yang berdiri di depannya samb...
Bagus sekalu ceritanya
ReplyDeleteBagus
ReplyDeleteBaguus bangeeet jln ceritanya. Saya suka mba Tien..sht sll y..salam dri kota sukabumi
ReplyDeleteSekarang 25 Feb 2021 dan barusan selesai bca sekepong cinta menunggu Purnama. Ceritanya apik seperti alunan melodi indah. Enak rsanya meskipun sedikit diselingi ketegangan.
ReplyDeleteTerima kasih mbak Tien dan salam sehat selalu