Subscribe to:
Post Comments (Atom)
SEORANG PENGAIS SAMPAH DAN SANG PUTRI KECIL 016
SEORANG PENGAIS SAMPAH DAN SANG PUTRI KECIL 016 (Tien Kumalasari) Rumi masih menunggu reaksi sang nyonya majikan sambil memonyongkan mu...
-
LANGIT TAK LAGI KELAM 30 (Tien Kumalasari) Pak Hasbi sedang mengingat-ingat, kapan dia mendengar nama Srining disebut. Mungkin Srining ...
-
NAMAKU TETAP SENJA 59 (Tien Kumalasari) Pemeriksaan terus berjalan, hari demi hari. Bu Mery dan Rosa tetap ditahan. Betapa marah Rosa k...
-
LANGIT TAK LAGI KELAM 28 (Tien Kumalasari) Pak Hasbi mengangkat wajahnya. Menatap laki-laki setengah tua yang berdiri di depannya samb...
ReplyDeleteSeru bnget ceritanya ka. Sedih udh tamat aja 😭😭😭
All ur cerita luar biasa. . Terhibur saya baca saat luang ngajar
ReplyDeleteCeritanya sungguh sangat luar bisa yg bikin penasaran ingin membaca ke seri berikutnya
ReplyDeleteSemoga judul lainnya menyusul yg nggak kalah serunya
Terharu skali membacanya, ngak sabar nunggu kelanjutannya...
ReplyDeleteCerbung yg selalu aku tunggu
ReplyDeletecerita yg selalu bikin penasaran...bikin terharu dan bahagia
ReplyDeleteYah.,udah tamat aja
ReplyDeleteKyknya widi ya yg trahir itu
ReplyDeleteKapan nih ada cerbung selanjutnya?
ReplyDeleteCerita yg masih menggantung adalah ttg kejujuran si putri dan galang kepada teguh siapa adit sebenarnya🙏🙏🙏
ReplyDeleteCerita.ttg.adit akan.menjadi bagian tersendiri dan hrs dibuka siapa adit itu. Perlu keterbukaan dan kejujuran dari putri dan.galang.
ReplyDeleteBaguus tamat..sedih.terharu.bahagia bersatu..klw bs mba Tien sambungannya masa dewasanya bgmn dan terbuka siapa radhit..
ReplyDeleteapa judul kelanjutan cerber ini?
ReplyDelete