Subscribe to:
Post Comments (Atom)
SEORANG PENGAIS SAMPAH DAN SANG PUTRI KECIL 016
SEORANG PENGAIS SAMPAH DAN SANG PUTRI KECIL 016 (Tien Kumalasari) Rumi masih menunggu reaksi sang nyonya majikan sambil memonyongkan mu...
-
LANGIT TAK LAGI KELAM 30 (Tien Kumalasari) Pak Hasbi sedang mengingat-ingat, kapan dia mendengar nama Srining disebut. Mungkin Srining ...
-
NAMAKU TETAP SENJA 59 (Tien Kumalasari) Pemeriksaan terus berjalan, hari demi hari. Bu Mery dan Rosa tetap ditahan. Betapa marah Rosa k...
-
LANGIT TAK LAGI KELAM 28 (Tien Kumalasari) Pak Hasbi mengangkat wajahnya. Menatap laki-laki setengah tua yang berdiri di depannya samb...
Mbak kenapa bahasanya gak karuan ya....
ReplyDeleteMariti izin ziznnduh gngerti deh mbak
ReplyDeleteIya tuh aku juga bingung...bahasanya kok amburadul gini ...apa loncat 2 ya ketikkanya kira 2
ReplyDeleteSering salah nama .. saya harus baca ulang dan saya kira kira sendiri .. ada juga kalo bahasa di telephon mau ke sana kok jadi nya ke sini ya .. sebaiknya sebelum dipost dibaca ulang dulu ..
ReplyDelete