Wednesday, February 14, 2024

Jangan ada luka

 Mengapa gelap menyapa alamku

Mengapa senyap menggenggam jiwaku

Hai hari2ku

Jangan barkan duri2 menghujam batinku

Jangan biarkan nestapa merayapi sanubariku

Lihatlah, biar lelah kakiku masih tetap melangkah

Tulang tuaku masih tegap dan gagah

Sembuinyikan duka

Sembunyikan luka

Bukankah senyum masih tetap mengambang?

Bukankah tak ada gurat membayang?

Heiii kawan selamat pagiiiii

15 comments:

SEORANG PENGAIS SAMPAH DAN SANG PUTRI KECIL 016

  SEORANG PENGAIS SAMPAH DAN SANG PUTRI KECIL  016 (Tien Kumalasari)   Rumi masih menunggu reaksi sang nyonya majikan sambil memonyongkan mu...