Tuesday, October 1, 2024

MENGAPA SEDIH

MENGAPA SEDIH

(Tien Kumalasari)


Mawarku janganlah layu

Walau kerak kering yang menerjang

Kuelus lembut dengan kasih sayang

Mengapa  sedih

Bukankah putik-putik sedang menjanjikan warna warni?

Tak lama lagi

Taman hati akan semarak 

Tak kan ada lagi kering kerak

Haiii

Selamat pagiiii


-----





7 comments:

BIARKAN AKU MEMILIH 28

  BIARKAN AKU MEMILIH  28 (Tien Kumalasari)   Bibik pembantu justru berteriak lebih dulu. “Nyonya, itu kan tuan?” Dwi menatap kedatangan sua...