Wednesday, February 19, 2020
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
DARAH, CINTA DAN AIR MATA 38
DARAH, CINTA DAN AIR MATA 38 (Tien Kumalasari) Bowo turun dari dalam mobilnya, mobil yang diparkir berhadapan dengannya sudah kosong, b...
-
DARAH CINTA DAN AIR MATA 37 (Tien Kumalasari) Nenek Suli sedikit bingung. Ia masih menduga bahwa Bowo tetap bersikeras untuk meminta ag...
-
HANYA BAYANG BAYANG 52 (Tien Kumalasari) Puspa masih terbaring di ranjang rumah sakit ketika sang ibu dimakamkan. Wajahnya pucat, matan...
-
HANYA BAYANG BAYANG 33 (Tien Kumalasari) Tuan Sanjoyo meletakkan ponsel itu kembali, lalu meraih gelas kopinya, meneguknya perlahan. Ad...
Lanjut bu Tien....
ReplyDeleteSesuai judulnya, ceritanya lebih banyak fokus kepada aktivitas Lastri. Beberapa episode belakangan ini kendatipun tanpa kehadiran Bayu tapi karena pepiawaian penulisnya maka ceritanya tetap menyenangkan dan enak untuk dibaca..
ReplyDeleteSebua kolaborasi yg baik antara Lastri - Marni dan p Lurah Mardi... smg menjdkan baik ekonomi Lastri dan warga menj lbh baik lg .. Lanjut mbak Tien .. Bali ndesa mbangun ndesa ...
ReplyDeleteJadilah Lastri pengusaha yg sukses atas dukungan Marni dan Mardi......
ReplyDeleteSemoga mbak Tien senantiasa sehat wal afiat dan makin banyak idea2 cemerlangnya dlm merangkai kata2 utk menjadikan cerita ini berwarna pelangi yg indah ...semangaaat mbak 😍😚😚
*أمين يارب العالمين*
Deletelanjuuuuuuut
ReplyDeleteLanjuut mba Tien..
ReplyDeleteApa kabar Bayu ?
ReplyDeleteLanjuuut ceritanya ibu cantik
ReplyDeleteTks bu Tien kpn Lastri ketemu bayu lg.
ReplyDeletelanjuuuuuuuuuuuuut....kutunggu
ReplyDeleteBsk klo lastri sukses, p.marsudi pasti terpana, ternyata lastri anak desa, bkn bkn orang sembarangan...lnjut mb tien....semangat
ReplyDeletelanjuuuuuuut emba.....
ReplyDeleteTerimakasih. Mbak ceritanya
ReplyDelete
ReplyDeleteayo daftarkan diri anda di 4g3n365*c0m :D
WA : +85587781483
Lanjut mbak ceritanya siip
ReplyDelete