Subscribe to:
Post Comments (Atom)
BIARKAN AKU MEMILIH 28
BIARKAN AKU MEMILIH 28 (Tien Kumalasari) Bibik pembantu justru berteriak lebih dulu. “Nyonya, itu kan tuan?” Dwi menatap kedatangan sua...
-
HANYA BAYANG BAYANG 44 ( Tien Kumalasari ) Tuan Sanjoyo masih duduk sambil merangkul pundak Puspa yang ada di sampingnya. Wajahnya t...
-
MAWAR HITAM 55 (Tien Kumalasari) Bu Sunu, Andira dan Andra saling pandang satu sama lain. Ada binar-binar di mata mereka, dengan tatapa...
-
ADA MAKNA 43 (Tien Kumalasari) Reihan kebingungan. Ia berjalan ke arah samping, tapi semua pintu tertutup. Tak ada orang di tempat itu....
Lanjutan sepenggal kisah ada dibukunya ya bun? Dimana beli bukunys?,
ReplyDelete
ReplyDeleteEdit tertulis Bowo, seharusnya Damar
Oh, pak Damar? Masih sakit dia? Bolehkah aku melihatnya?Aku pernah melakukan kesalahan besar, dan aku menyesalinya. Damar dan Asri..."
Dewi menemui perawat dan minta ijin untuk masuk. Semula perawat itu melarangnya, tapi dengan segala upaya Dewi mohon agar dijinkannya, dan dia berhasil. Dewi memasuki ruangan itu, dan melihat (Bowo) Damar terbaring dengan selang2 melingkupinya.
Dewi mendekat, memegang tangan Damar yang dingin ..
Good
ReplyDelete