Subscribe to:
Post Comments (Atom)
DARAH, CINTA DAN AIR MATA 37
DARAH CINTA DAN AIR MATA 37 (Tien Kumalasari) Nenek Suli sedikit bingung. Ia masih menduga bahwa Bowo tetap bersikeras untuk meminta ag...
-
HANYA BAYANG BAYANG 52 (Tien Kumalasari) Puspa masih terbaring di ranjang rumah sakit ketika sang ibu dimakamkan. Wajahnya pucat, matan...
-
HANYA BAYANG BAYANG 33 (Tien Kumalasari) Tuan Sanjoyo meletakkan ponsel itu kembali, lalu meraih gelas kopinya, meneguknya perlahan. Ad...
-
BIARKAN AKU MEMILIH 01 (Tien Kumalasari) Pak Bondan sedang menghirup kopinya, ketika melihat mobil yang dikendarai Nirmala memasuki hal...
Lanjutan sepenggal kisah ada dibukunya ya bun? Dimana beli bukunys?,
ReplyDelete
ReplyDeleteEdit tertulis Bowo, seharusnya Damar
Oh, pak Damar? Masih sakit dia? Bolehkah aku melihatnya?Aku pernah melakukan kesalahan besar, dan aku menyesalinya. Damar dan Asri..."
Dewi menemui perawat dan minta ijin untuk masuk. Semula perawat itu melarangnya, tapi dengan segala upaya Dewi mohon agar dijinkannya, dan dia berhasil. Dewi memasuki ruangan itu, dan melihat (Bowo) Damar terbaring dengan selang2 melingkupinya.
Dewi mendekat, memegang tangan Damar yang dingin ..
Good
ReplyDelete