Tuesday, July 30, 2024

MENUNGGUMU

 


Menunggumu ...

Dalam penantian yang sia-sia

Kau campakkan tetes keringat dan letih lelahku

Kau remas hingga remuk redam

Lumat bagai debu mengambang

Aku sakit dalam pedihnya asa

Nyaris putus dan terhenti napasku

Memburu bayang-bayang semu

Enyahlah mimpi malam hari

Mengukir kekosongan jiwa

Kuhempaskan kekejamanmu

Kuteriakkan bahwa kau bukan siapa-siapa.

Haiiii ...

Selamat pagiii

-----








2 comments:

SEORANG PENGAIS SAMPAH DAN SANG PUTRI KECIL 016

  SEORANG PENGAIS SAMPAH DAN SANG PUTRI KECIL  016 (Tien Kumalasari)   Rumi masih menunggu reaksi sang nyonya majikan sambil memonyongkan mu...