Monday, July 29, 2024

MAWARKU

 MAWARKU

(Tien Kumalasari)


Mawarku berayun

Saat angin lembut mengelusnya

Burung-burung janganlah manyun

Bernyanyilah riang ikuti irama

Kutatap indahnya pagi

Kutatap kelopak bunga

Bukankah kau berikan semuanya

Karena ada doa di setiap kuntumnya?

Ada cinta di setiap aroma wanginya?

Haiii

Selamat pagiiii


-----






8 comments:

NAMAKU TETAP SENJA 17

  NAMAKU TETAP SENJA   17 (Tien Kumalasari)   Dan hal yang sudah diduga serta membuat hatinya kesal ialah ketika sang ayah menyuruh Arka men...