Wednesday, June 5, 2024

MENGAPA


MENGAPA 

(Tien Kumalasari)


Mengapa bersedih sa'at angin menghempas dan hujan begitu deras?

Mengapa berduka saat langit kelabu dan. matahari meredup malu-malu?

Namun mendung  mendekapku erat

membuat dadaku sesak napasku sesak jiwaku sesak 

O, hati, semoga saat rona merah menyemburkan rona indah

Dari timur sana aku akan menghirup hangatnya harum napasmu


-------




14 comments:

NAMAKU TETAP SENJA 56

  NAMAKU TETAP SENJA  56 (Tien Kumalasari)   “Mengapa Bapak pulang sendiri? Mana Arka? Masih banyak pekerjaan lagI? Kasihan Pak, mengapa tid...