Subscribe to:
Post Comments (Atom)
BIARKAN AKU MEMILIH 28
BIARKAN AKU MEMILIH 28 (Tien Kumalasari) Bibik pembantu justru berteriak lebih dulu. “Nyonya, itu kan tuan?” Dwi menatap kedatangan sua...
-
HANYA BAYANG BAYANG 44 ( Tien Kumalasari ) Tuan Sanjoyo masih duduk sambil merangkul pundak Puspa yang ada di sampingnya. Wajahnya t...
-
MAWAR HITAM 55 (Tien Kumalasari) Bu Sunu, Andira dan Andra saling pandang satu sama lain. Ada binar-binar di mata mereka, dengan tatapa...
-
ADA MAKNA 43 (Tien Kumalasari) Reihan kebingungan. Ia berjalan ke arah samping, tapi semua pintu tertutup. Tak ada orang di tempat itu....
Yg kutunggu akhir nya datang juga...maturnuwun 🙏🙏
ReplyDeleteLanjut lagi
ReplyDeleteMati dia.. sudah mati... tak bergerohongan, dan diliputi denya penuh kebak... jelas mati.. kasihan...
ReplyDeleteBagian teks di atas kok jelas ya ... Mohon penulis bisa menjelaskannya.
Terima kasih.
Ma'af.. ada kalimat loncat.. nanti saya revisi. Trim's perhatiannya
DeleteAku suka ceritanya.
ReplyDelete